Kurniawan Harefa Pimpin Lembaga Budaya Nias Gunungsitoli Periode 2026-2031, Siap Perkuat Pelestarian Budaya
GUNUNGSITOLI, bhayangkarapos.com – Kepengurusan baru Lembaga Budaya Nias (LBN) Kota Gunungsitoli periode 2026-2031 resmi dilantik, Jumat (30/10/2026). Pelantikan yang berlangsung di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Gunungsitoli tersebut menjadi momentum baru dalam memperkuat pelestarian, pengembangan, dan pemajuan kebudayaan Nias di Kota Gunungsitoli.
Dalam pelantikan tersebut, Kurniawan Harefa yang juga merupakan anggota DPRD Kota Gunungsitoli dipercaya menakhodai Lembaga Budaya Nias untuk lima tahun ke depan.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, yang mewakili Wali Kota Gunungsitoli, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta seluruh pengurus LBN Kota Gunungsitoli yang akan dilantik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin Atofao Telaumbanua, S.Pd., kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipandu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Gunungsitoli, Firman Zebua, S.Pd.
Selanjutnya, pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dilakukan oleh Kasubbag Umum Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Gunungsitoli, Ningsih Waruwu, S.Sos. Prosesi pelantikan kemudian dipimpin Sekda Kota Gunungsitoli Andhika Perdana Laoly.
Dalam sambutannya, Ketua LBN Kota Gunungsitoli terpilih, Kurniawan Harefa, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin lembaga tersebut.
Ia menyadari bahwa amanah tersebut bukanlah tanggung jawab ringan. Karena itu, dirinya mengajak seluruh pengurus periode 2026-2031 untuk membangun kerja sama, menjaga kekompakan, dan menjalankan tugas secara bersama-sama demi kemajuan kebudayaan Nias.
Kurniawan juga berharap para senior dan sesepuh budaya dapat terus memberikan masukan serta pemikiran demi keberhasilan pelestarian budaya di Kota Gunungsitoli.
Menurutnya, terdapat sejumlah persoalan dan gagasan penting yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya pembahasan pemberian nama Alun-Alun Kota Gunungsitoli serta persoalan hak ahli waris bagi kaum perempuan dalam perspektif adat dan budaya Nias.
Sementara itu, Sekda Kota Gunungsitoli Andhika Perdana Laoly dalam arahan dan bimbingannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus LBN yang baru dilantik. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kepengurusan sebelumnya atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan.
Kepada pengurus baru, Sekda berpesan agar terus membangun kerja sama yang baik serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Gunungsitoli.
Ia berharap LBN dapat menjalankan fungsi dan tugasnya secara optimal, khususnya dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan kekayaan budaya Nias.
“Marilah kita meningkatkan jati diri dan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pelestarian budaya di Kota Gunungsitoli,” demikian pesan yang disampaikan Sekda.
Usai pelantikan, awak media berkesempatan mewawancarai Ketua LBN terpilih, Kurniawan Harefa, terkait langkah awal yang akan dilakukan setelah resmi memimpin organisasi tersebut.
Kurniawan menegaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar pertemuan perdana dengan seluruh pengurus sebagai langkah awal membangun konsolidasi internal, menyatukan persepsi, serta merumuskan arah dan program kerja lembaga ke depan.
Optimisme terhadap kepengurusan baru juga disampaikan salah seorang tokoh budayawan, Nasowanolo Harefa, S.Pd. Ia menilai kepemimpinan Kurniawan Harefa berpotensi membawa semangat baru bagi kemajuan pelestarian budaya di Kota Gunungsitoli.
Menurutnya, usia yang relatif muda serta posisi Kurniawan sebagai anggota legislatif menjadi modal tersendiri untuk mendorong perhatian dan dukungan terhadap pengembangan kebudayaan daerah.
Kegiatan pelantikan yang dikoordinasikan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Gunungsitoli tersebut ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pengurus yang telah dilantik.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, masyarakat diharapkan dapat melihat langkah nyata Lembaga Budaya Nias dalam menjaga warisan leluhur, memperkuat identitas budaya, sekaligus menjadikan kebudayaan sebagai salah satu kekuatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Gunungsitoli.
(Anwar Harefa)
