NIAS, bhayangkarapos.com – Kedekatan antara TNI dan masyarakat tidak selalu terbangun melalui kegiatan formal. Hal sederhana seperti duduk bersama sambil menikmati sirih justru menjadi momen hangat yang mempererat hubungan kekeluargaan antara personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0213/Nias dengan masyarakat setempat.
Di sela-sela kesibukan menjalankan program TMMD Tahun Anggaran 2026, personel Satgas menyempatkan diri melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga. Suasana penuh keakraban terlihat ketika prajurit TNI turut menikmati tradisi makan sirih atau manginang bersama masyarakat, Selasa (3/11/2026).
Serma Mhd. Syukur Zebua menyampaikan bahwa kegiatan Komsos tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas TMMD untuk menjalin komunikasi yang baik sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi dengan masyarakat.
Menurutnya, melalui interaksi langsung dan suasana kekeluargaan, personel Satgas dapat lebih dekat dengan warga serta memahami kehidupan sosial dan budaya masyarakat di wilayah penugasan.
Tradisi manginang yang turut dinikmati bersama menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal masyarakat Nias. Momen tersebut juga menciptakan suasana santai sehingga komunikasi antara prajurit dan warga berlangsung lebih akrab.
Salah seorang warga, Ama Ucok, mengaku senang melihat personel Satgas TMMD dapat berbaur dan menikmati tradisi masyarakat Nias.
“Makan sirih itu kan, Bang, salah satu khas dari masyarakat Nias. Pada saat kami menyuguhkan kepada bapak-bapak TNI, mereka senang sekali,” ungkap Ama Ucok.
Baginya, kebersamaan seperti itu memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat. Kehadiran prajurit TNI bukan hanya dirasakan melalui kegiatan pembangunan, tetapi juga melalui hubungan sosial yang terjalin secara langsung dengan warga.
Melalui pendekatan budaya dan komunikasi sosial tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0213/Nias terus berupaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sebab, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari eratnya hubungan persaudaraan antara prajurit dan masyarakat.
