NIAS,bhayangkarapos.com – Standar kualitas dan akuntabilitas program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 di Kabupaten Nias kini memasuki fase verifikasi ketat. Pada Selasa (27/10/2026), Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) resmi tiba di Pulau Nias untuk melakukan monitoring langsung terhadap seluruh sasaran fisik maupun nonfisik yang sedang berjalan. Kehadiran tim ini menegaskan komitmen TNI bahwa setiap rupiah anggaran dan keringat personel harus bermuara pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar pencapaian administratif.
Tim Wasev dipimpin langsung oleh Kolonel Kav Jonny Harianyanto Gulo, S.I.P., M.H.I., didampingi Lettu CPM Andika. Rombongan ini akan meninjau lapangan secara komprehensif, mulai dari progres pembangunan infrastruktur hingga efektivitas kegiatan pemberdayaan masyarakat. Fokus evaluasi tidak hanya pada kecepatan konstruksi, tetapi juga ketepatan spesifikasi teknis, kesesuaian dengan rencana awal, serta tingkat partisipasi warga dalam setiap tahapan pelaksanaan.
“Kehadiran kami di Nias adalah untuk memastikan program TMMD berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujar Kolonel Jonny saat tiba. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa pengawasan bukan bentuk intervensi negatif, melainkan dukungan sistematis agar Satgas dapat bekerja lebih efektif dan transparan. Hasil evaluasi akan menjadi bahan perbaikan real-time, sehingga potensi kendala dapat diatasi sebelum menjadi masalah serius.
Program TMMD merupakan wujud sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah sekaligus memperkuat kemanunggalan. Melalui mekanisme Wasev yang rigor, diharapkan pelaksanaan TMMD ke-130 di Kodim 0213/Nias tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga留下 warisan berkualitas yang meningkatkan kesejahteraan rakyat Nias secara autentik dan terukur.
