NIAS,bhayangkarapos.com – Di tengah kesibukan pembangunan fisik, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 di Kabupaten Nias tidak melupakan aspek spiritual sebagai fondasi kemanunggalan. Pada Minggu (25/10/2026), sejumlah personel Satgas yang beragama Kristen mengikuti ibadah raya bersama warga di Gereja BNKP AFY Resort 03, Jemaat Tuheda’uli, Desa Siforoasi, Kecamatan Somolo-Molo. Kehadiran prajurit di rumah ibadah ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud penghormatan tulus terhadap kebebasan beragama dan ikatan persaudaraan dengan masyarakat setempat.
Terlihat dalam dokumentasi, personel Satgas berbaur harmonis dengan jemaat, mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat dan tertib. Momen ini menegaskan bahwa TMMD bukan hanya tentang beton dan aspal, tetapi juga tentang membangun jembatan hati antara TNI dan rakyat. Bagi warga Jemaat Tuheda’uli, kehadiran tentara di gereja mereka adalah bukti nyata bahwa aparat negara hadir sebagai bagian dari komunitas, bukan sebagai pihak asing yang hanya datang untuk mengerjakan proyek.
Kegiatan pembinaan kerohanian ini memiliki makna strategis dalam menjaga moral dan humanisme personel di lapangan. Di tengah tekanan tugas konstruksi yang berat, ibadah bersama menjadi sarana penyegaran jiwa dan penguatan nilai-nilai luhur. Sinergi spiritual ini memperkuat komitmen Satgas untuk melayani masyarakat dengan sikap yang santun, empatik, dan penuh tanggung jawab moral.
Melalui partisipasi aktif dalam kehidupan keagamaan warga, Satgas TMMD ke-130 membuktikan bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat dibangun di atas fondasi saling menghormati dan kebersamaan yang autentik. Setiap doa yang dipanjatkan bersama hari ini adalah investasi kedamaian dan kerukunan yang akan menopang keberhasilan program pembangunan di Kabupaten Nias hingga masa mendatang.
