NIAS, Bhayangkarapos.com – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 Kodim 0213/Nias menunjukkan kinerja maksimal dengan menggarap berbagai sasaran fisik secara simultan. Mulai dari infrastruktur spiritual, sanitasi dasar, hingga ketahanan pangan, seluruh pekerjaan berjalan beriringan demi memberikan dampak holistik bagi masyarakat Kabupaten Nias.
Dansatgas TMMD ke-130 sekaligus Komandan Kodim (Dandim) 0213/Nias, Letkol Inf Indra Rukmana, S.H., melaporkan capaian progres terkini per Sabtu (17/10/2026) sebagai berikut:
1. Revitalisasi Rumah Ibadah:
* Gereja Katolik Santo Bartolomeus (Desa Lewuoguru I): Progres 5%.
* Gereja BNKP AFY (Desa Iodano): Progres 6%.
2. Sanitasi dan Kebersihan (MCK):
Program pembangunan MCK tersebar di lima titik strategis untuk mendukung Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS):
* SDN Desa Lewuoguru I: Progres 20%.
* Titik MCK Lainnya di Desa Lewuoguru I: Progres 20% dan 12%.
* Desa Iodano: Progres 6%.
3. Ketahanan Pangan:
* Pengembangan lahan pertanian seluas 1 hektare telah mencapai progres signifikan sebesar 20%, sebagai langkah awal menuju kemandirian pangan warga.
“Kami tidak hanya fokus pada satu jenis bangunan, tetapi memastikan semua aspek kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Sinergi antara personel Satgas, pemerintah daerah, dan warga menjadi kunci agar setiap target, baik itu tempat ibadah yang nyaman, sanitasi yang layak, maupun lahan produktif, dapat terselesaikan dengan kualitas terbaik,” ujar Dandim Indra Rukmana.
Melalui pendekatan multi-sektor ini, TMMD ke-130 hadir bukan sekadar sebagai program pembangunan fisik, melainkan sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Keberadaan fasilitas ibadah yang direnovasi diharapkan meningkatkan kenyamanan beribadah, MCK yang memadai mencegah penyebaran penyakit, dan lahan ketahanan pangan menjadi sumber ekonomi baru bagi warga.
Komitmen Kodim 0213/Nias dalam memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat terus dibuktikan melalui kerja nyata di lapangan, memastikan bahwa buah pembangunan dapat dinikmati secara adil dan berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Nias.
