JAKARTA,Bhayangkarapos.com
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten I, Arif Rahman menyampaikan ucapan selamat sekaligus menitipkan harapan, agar Polri di bawah kepemimpinan Suyudi semakin humanis dan dekat dengan masyarakat.
Arif menyebut pelantikan Suyudi menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Banten, khususnya Pandeglang.
Pasalnya, Suyudi merupakan putra asli Pandeglang yang kini dipercaya memegang tongkat komando tertinggi di Korps Bhayangkara.
“Momentum ini dicatat sebagai sejarah baru di mana putra asli daerah Pandeglang dipercaya memegang tongkat komando tertinggi di Korps Bhayangkara,” kata Arif kepada wartawan, Jumat (2/10/2026).
Menurut Sekjen MPN Pemuda Pancasila ini, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi bagi Suyudi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Banten.
Arif juga menyinggung latar belakang keluarga Suyudi yang disebut memiliki garis keturunan ulama besar karismatik Pandeglang, Syekh Muhammad Shohib Mandala Kadupinang.
“Selain merupakan prestasi terbaik daerah, Jenderal Suyudi juga diketahui memiliki garis keturunan luhur (dzurriyah) dari ulama besar karismatik Pandeglang, Syekh Muhammad Shohib Mandala Kadupinang,” ucap Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem ini.
Arif menilai akar silsilah keagamaan tersebut menjadi bagian dari nilai-nilai yang melekat dalam diri Suyudi selama menjalankan pengabdian di kepolisian.
Ketua Umum Petani NasDem itu juga menyoroti rekam jejak Suyudi saat menjabat sebagai Kapolda Banten.
Menurutnya, kiprah tersebut menunjukkan kedekatan Suyudi dengan ulama, santri, dan masyarakat kecil.
Karena itu, Arif berharap kepemimpinan Suyudi di tingkat nasional dapat semakin memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat.
“Selamat mengemban amanah baru kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Kami menaruh harapan besar di bawah kepemimpinan beliau, visi ‘Polri Bersama Masyarakat’ dapat terwujud nyata, membawa institusi Polri ke arah yang jauh lebih humanis, adil, amanah, dan selalu mengedepankan pelayanan publik dengan hati,” tandasnya.
