Malang.Dispenau,Bhayangkarapos.com Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali diwujudkan melalui aksi kemanusiaan. Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh memberangkatkan lebih dari 2 ton bantuan kemanusiaan menuju NTT melalui jalur udara, Rabu (2/9/2026).
Bantuan yang diberangkatkan dari Apron Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, tersebut terdiri atas beras, minyak goreng, susu, berbagai bahan pangan, pakaian layak pakai, selimut, hingga obat-obatan. Bantuan dihimpun melalui gotong royong masyarakat Kota Malang, berbagai instansi, serta sekolah-sekolah di wilayah Malang Raya.
Seluruh bantuan diberangkatkan menggunakan pesawat Boeing 737 TNI AU. Pemanfaatan jalur udara menjadi bagian dari upaya TNI AU mempercepat mobilisasi dan distribusi bantuan kemanusiaan sehingga dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, S.Sos., M.A.P., MNSS, mengatakan bahwa pengiriman bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas bersama terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.
“Bencana alam merupakan duka kita bersama. Melalui bantuan kemanusiaan ini, kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di NTT. Semoga bantuan ini dapat segera diterima dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Danlanud.
Menurutnya, TNI AU akan terus siap mendukung berbagai upaya kemanusiaan dan penanggulangan bencana dengan mengoptimalkan kekuatan udara yang dimiliki, khususnya dalam mempercepat pengiriman bantuan ke wilayah terdampak.
Kolaborasi masyarakat, instansi pemerintah, satuan TNI, dan lingkungan pendidikan dalam misi kemanusiaan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian dan semangat gotong royong dapat bergerak bersama untuk membantu sesama.
Melalui kekuatan udara, TNI AU hadir untuk memastikan bantuan dapat bergerak cepat dari Malang menuju masyarakat NTT yang membutuhkan. Setiap bantuan yang diberangkatkan bukan sekadar logistik, tetapi juga membawa pesan solidaritas dan harapan bagi para korban bencana.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara,
Ttd.
I Nyoman Suadnyana, S.T., M.M.,
Marsekal Pertama TNI






