Cegah Karhutla, Satgas Edukasi Mahasiswa STIK Dan Siswa Setukpa Sasar Masyarakat dan Pengunjung Pantai Pecal

Polri14 Dilihat

Bhayangkarapos.com

KETAPANG – Dalam upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Satgas Edukasi dari Mahasiswa S2-STIK dan Siswa Setukpa terus gencar memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menyambangi masyarakat dan pengunjung di kawasan Pantai Pecal, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan diisi dengan sosialisasi, edukasi serta patroli dialogis secara humanis. Personel menyampaikan berbagai informasi mengenai bahaya dan dampak Karhutla terhadap lingkungan, kesehatan, aktivitas masyarakat hingga perekonomian. Sebanyak 40 orang masyarakat dan pengunjung Pantai Pecal menjadi sasaran dalam kegiatan edukasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, personel mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang benda yang berpotensi menjadi sumber api secara sembarangan. Terlebih di tengah kondisi cuaca panas dan kering, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama menjaga lingkungan dari potensi munculnya titik api.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., mengatakan bahwa pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, dan segera laporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegasnya.

Kapolres menambahkan bahwa edukasi dan penyuluhan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak Karhutla. Menurutnya, kebakaran lahan dapat menimbulkan kabut asap, menurunkan kualitas udara, mengganggu kesehatan, merusak ekosistem serta menyebabkan kerugian sosial dan ekonomi yang berdampak luas kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Edukasi Polres Ketapang berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dan tercipta sinergi dalam menjaga lingkungan. Polres Ketapang juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kecamatan Benua Kayong, untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan Karhutla dengan menjaga lingkungan dan segera melaporkan setiap potensi kebakaran kepada pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *