Palangka Raya,Bhayangkarapos.com
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan seluruh jajaran TNI-Polri atas keberhasilan menekan angka Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Bumi Tambun Bungai.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung saat Presiden melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026).
Menurut data yang disampaikan, luas lahan yang terbakar di Kalimantan Tengah tahun ini berhasil ditekan hingga di angka 7.000 hektare. Angka ini mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang juga dilanda fenomena El Nino. Pada 2015 tercatat lebih dari 500.000 hektare, tahun 2019 hampir 185.000 hektare, dan 2023 hampir 200.000 hektare lahan terbakar.
“Presiden menilai penurunan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan sinergitas seluruh unsur,” kata Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (23/8/2026).
Kapolda menyebut bahwa bapak Presiden mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur termasuk Polri TNI, BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api yang telah bekerja siang malam. Ini bukti negara hadir untuk melindungi rakyat dari bencana asap.
Irjen Iwan menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari penguatan strategi di lapangan melalui Operasi Aman Nusa II.
Operasi tersebut memprioritaskan 5 wilayah rawan yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Kapuas. Di salah satu titik di wilayah hutan rawa dan perkebunan masyarakat, dari total 32,5 hektare lahan terbakar, sebanyak 26,4 hektare berhasil dipadamkan.
“Untuk mendukung percepatan penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta para relawan dikerahkan ke lokasi. Selain mengerahkan personel, berbagai peralatan pemadaman yang dimiliki turut diturunkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas ke area lainnya,” imbuhnya.
“Presiden juga telah menyalurkan bantuan hampir 1000 unit sumur bor dan alkon untuk mengatasi kendala air di lokasi gambut,” terang Kapolda.
Di akhir kesempatan, Kapolda Kalteng menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan tersebut demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang bebas asap.










