NIAS, bhayangkarapos.com – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 hari ini melaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian yang melibatkan petani dari tiga desa sekaligus, yakni Desa Lewuoguru I, Desa Bodano, dan Desa Lewuombanua di Kecamatan Somolo Molo, Kabupaten Nias. Kegiatan yang berlangsung di area lahan pertanian Desa Sifaoroasi pada Rabu (21/10/2026) ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sektor pertanian melalui transfer pengetahuan teknis langsung dari ahli.
Dansatgas TMMD ke-130 yang diwakili Danramil 02/Gido Kapten Inf Maulana Yahya menegaskan bahwa penyuluhan ini bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan lokal. Ia menekankan bahwa peningkatan produktivitas pertanian hanya dapat dicapai jika petani dibekali teknik budidaya modern dan pemahaman pengendalian hama yang tepat.
“Kami ingin petani tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja cerdas. Wawasan baru tentang teknik pertanian dan pengelolaan tanaman akan menjadi modal utama mereka mengembangkan usaha tani secara berkelanjutan,” ujar Kapten Inf Maulana Yahya.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat strategis, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Nias, Kepala Dinas Pertanian, perwakilan DKP3, Camat Somolo Molo, serta petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT). Kehadiran multipihak ini mencerminkan sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan tenaga teknis dalam mendorong pembangunan desa berbasis pemberdayaan masyarakat.
Bagi kelompok tani setempat, penyuluhan ini menjadi momen penting untuk berkonsultasi langsung mengenai permasalahan lapangan. Dengan dukungan penuh dari Satgas TMMD dan instansi terkait, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Somolo Molo dapat bangkit lebih produktif dan mandiri.
