NIAS, bhayangkarapos.com – Hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat selama pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0213/Nias tidak hanya terjalin melalui kegiatan pembangunan. Kebersamaan yang tercipta di rumah warga juga menghadirkan cerita hangat tentang kepedulian, kekeluargaan, dan rasa saling menghargai.
Suasana tersebut terlihat di Desa Iodano, Kecamatan Somolo Molo, Kabupaten Nias, ketika sejumlah personel Satgas TMMD makan malam bersama orang tua asuh mereka pada Kamis (22/10/2026).
Bagi Fatimah Halawa, salah seorang warga yang menjadi orang tua asuh, kehadiran para prajurit memberikan warna tersendiri dalam kehidupan sehari-hari. Rumahnya kini terasa lebih ramai, sementara aktivitas sederhana yang dilakukan bersama semakin mempererat hubungan di antara mereka.
Fatimah mengaku senang melihat para personel Satgas tidak hanya menjalankan tugas pembangunan desa, tetapi juga menunjukkan kepedulian selama tinggal di rumahnya. Bahkan para prajurit turut membantu menyiapkan makanan dan menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.
“Saya senang sekali. Rumah ini menjadi ramai. Mereka juga ikut memasak makanan untuk kami, sehingga saya sangat terbantu,” kata Fatimah kepada awak media.
Ia menuturkan, kebersamaan itu terlihat dari kebiasaan para prajurit yang saling berbagi tugas. Ada yang membersihkan rumah pada pagi hari, sementara personel lainnya membantu memasak. Semua dilakukan dengan penuh kebersamaan tanpa harus menunggu diminta.
“Saya melihat mereka seperti sudah memiliki jadwal sendiri. Ada yang menyapu lantai pada pagi hari, ada yang memasak, dan mereka saling membantu satu sama lain,” ujarnya.
Bagi Fatimah, perhatian yang ditunjukkan para personel Satgas menjadi bukti bahwa kedekatan dengan masyarakat dapat dibangun melalui hal-hal sederhana. Kehadiran mereka tidak membuatnya merasa sedang menerima orang asing, melainkan seperti menyambut anggota keluarga sendiri.
Perasaan itu semakin kuat ketika para prajurit menjelajah dengan sebutan “Ibu”. Panggilan sederhana tersebut memiliki arti tersendiri bagi Fatimah karena membuatnya merasa dihormati dan dihargai selama para personel menjalankan tugas di desanya.
“Setelah makan, mereka langsung bekerja. Yang paling membuat saya senang, mereka memanggil saya dengan sebutan ‘Ibu’. Saya merasa sangat tersanjung dan bangga,” ungkapnya.
Cerita kebersamaan ini menjadi gambaran sisi lain pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0213/Nias. Di tengah upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, para prajurit juga membangun ikatan emosional dengan warga yang menjadi bagian dari kehidupan mereka selama bertugas.
Interaksi sehari-hari, mulai dari makan bersama, memasak, hingga membantu membersihkan rumah, menampilkan bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui pekerjaan fisik. Sikap peduli, kesediaan membantu, dan menghormati masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara prajurit dan rakyat.
Melalui kebersamaan tersebut, semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat terus tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Nias. Bagi Fatimah Halawa, para prajurit mungkin akan menyelesaikan tugas dan kembali ke satuan masing-masing, tetapi kenangan tentang kehangatan keluarga yang terjalin selama TMMD akan menjadi pengalaman yang berharga.
