Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • Home
  • Berita
  • TNI
  • Politik
  • Polri
  • Redaksi
  • Home
  • Berita
  • TNI
  • Politik
  • Polri
  • Redaksi
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
  • Home
  • Berita
  • TNI
  • Politik
  • Polri
  • Redaksi
  • Home
  • Berita
  • TNI
  • Politik
  • Polri
  • Redaksi
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
BeritaPolri

Kapolsek Panongan Edukasi 65 Siswa Sekolah Alam Mekar Bakti tentang Bahaya Bullying

By admin
October 8, 2026 2 Min Read
0

TANGERANG,Bhayangkarapos.com

Upaya mencegah aksi perundungan atau bullying di lingkungan sekolah terus dilakukan jajaran Polsek Panongan, Polresta Tangerang. Edukasi diberikan sejak dini agar para pelajar memahami pentingnya saling menghargai, menjaga perasaan serta membangun pertemanan yang positif.

Kapolsek Panongan Iptu Irruandy Aritonang, SH, bersama Kanit Binmas Ipda Akhmad Suhaeri dan Bhabinkamtibmas Aiptu Antariksa, memberikan penyuluhan dan sosialisasi anti-bullying kepada 65 siswa kelas 1, 2 dan 3 SD Sekolah Alam Mekar Bakti Tangerang, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Alam Mekar Bakti, Kampung Jawaringan, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, tersebut turut dihadiri Kepala Sekolah SD Sekolah Alam Mekar Bakti Silva Arahmah Kartika, dewan guru serta para siswa.

Dalam penyuluhan tersebut, Kapolsek Panongan memberikan pemahaman mengenai bahaya bullying, berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah serta dampaknya terhadap korban maupun pelaku.

“Bullying bukan sebuah candaan. Perbuatan mengejek, menghina, mengucilkan atau menyakiti teman dapat meninggalkan dampak bagi orang lain. Karena itu, sejak usia dini anak-anak harus dibiasakan untuk saling menghormati dan menyayangi sesama teman,” ujar Iptu Irruandy.

Ia juga mengajak para siswa untuk tidak menjadi pelaku maupun ikut-ikutan melakukan perundungan terhadap teman.

“Kalau ada teman yang berbeda, jangan dijauhi atau diejek. Justru kita harus saling membantu. Kalau melihat ada teman yang menjadi korban bullying, jangan diam dan jangan ikut-ikutan. Segera sampaikan kepada guru, orang tua atau pihak yang dapat membantu,” tegasnya.

Menurutnya, pencegahan bullying membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian, sekolah, guru, orang tua dan para siswa. Lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar, bermain dan mengembangkan diri.

“Kami dari Polsek Panongan tidak hanya hadir ketika terjadi masalah. Kami juga ingin melakukan pencegahan melalui edukasi dan pendekatan kepada anak-anak. Harapannya, sejak dini mereka memahami bahwa menghargai teman merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” kata Kapolsek.

Penyuluhan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan seputar pertemanan, tindakan yang termasuk bullying serta langkah yang harus dilakukan apabila menemukan perundungan di lingkungan sekolah.

Kapolsek juga mengingatkan bahwa bullying tidak selalu berbentuk kekerasan fisik. Ejekan, penghinaan, pengucilan hingga tindakan yang membuat seseorang merasa takut, tertekan atau tidak nyaman juga harus menjadi perhatian bersama.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah. Sinergitas antara kepolisian dan pihak sekolah dinilai penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus membangun karakter siswa yang saling menghormati.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa diharapkan semakin memahami bahaya bullying serta memiliki keberanian untuk menolak dan melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan.

“Mari kita jadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan, bukan tempat untuk saling menyakiti. Jadilah teman yang baik, saling menghargai dan berani mengatakan tidak terhadap bullying,” pungkas Iptu Irruandy.

Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi anti-bullying berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif.

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Polres Serang Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara kepada Santri Ponpes Assa’adah Cikeusal

Next

Salurkan Bantuan Kapolresta Tangerang, Polsek Mauk Bantu Pasokan Air Bersih Warga Mauk Utara

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

Recent Posts

  • DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL, DANKODAERAL III PERKUAT SINERGI PEMANFAATAN LAHAN TNI AL
  • Danyon B Pelopor Melepas 15 Personel Mutasi ke Satuan Kewilayahan
  • Salurkan Bantuan Kapolresta Tangerang, Polsek Mauk Bantu Pasokan Air Bersih Warga Mauk Utara
  • Kapolsek Panongan Edukasi 65 Siswa Sekolah Alam Mekar Bakti tentang Bahaya Bullying
  • Polres Serang Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara kepada Santri Ponpes Assa’adah Cikeusal

About This Site

This may be a good place to introduce yourself and your site or include some credits.

Recent Posts

  • DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL, DANKODAERAL III PERKUAT SINERGI PEMANFAATAN LAHAN TNI AL
  • Danyon B Pelopor Melepas 15 Personel Mutasi ke Satuan Kewilayahan
  • Salurkan Bantuan Kapolresta Tangerang, Polsek Mauk Bantu Pasokan Air Bersih Warga Mauk Utara
  • Kapolsek Panongan Edukasi 65 Siswa Sekolah Alam Mekar Bakti tentang Bahaya Bullying
  • Polres Serang Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara kepada Santri Ponpes Assa’adah Cikeusal

Archives

  • October 2026 (544)
  • September 2026 (1222)
Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme