Nasib Pilu Korban Laka Air Samak: Remaja 18 Tahun Alami Cedera Kepala Serius, Ortu Minta Hak Korban Dikawal
MENTOK, Bhayangkarapos.com— Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di kawasan Air Samak, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, kembali mencuat. Orang tua korban, Pandi dan Jaida, mendatangi Kantor Redaksi BN16BANGKA, Minggu (13/9/2026), untuk mengadukan nasib anak mereka yang hingga kini masih harus menghadapi dampak serius akibat kecelakaan tersebut.
Korban, Rifaldo Dinata (18), terlibat kecelakaan yang disebut keluarga sebagai tabrakan “adu kambing” pada Jumat (22/8/2026). Akibat peristiwa itu, Rifaldo dilaporkan mengalami retak tengkorak, gegar otak, serta kehilangan ingatan. Sementara pengendara yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dilaporkan tidak mengalami luka serius.
Kondisi korban yang mengalami cedera cukup berat membuat keluarga berharap penanganan perkara tidak berhenti sebatas proses kecelakaan semata. Mereka mendatangi redaksi untuk menyampaikan kondisi yang dialami Rifaldo sekaligus berharap hak-hak korban dapat diperhatikan dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Kedatangan Pandi dan Jaida diterima langsung Pimpinan Redaksi BN16BANGKA sekaligus Ketua DPC Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Bangka Barat, Yopi Herwindo. Pihak redaksi kemudian berkoordinasi dengan Satlantas Polres Bangka Barat dan Jasa Raharja guna memastikan persoalan yang menyangkut hak korban mendapat kejelasan.
“Kami sudah berkoordinasi langsung dengan pihak Satlantas Polres Bangka Barat dan Jasa Raharja. Alhamdulillah, sudah ada titik terang dan solusi terbaik untuk hak-hak korban,” ujar Yopi Herwindo, Minggu (13/9/2026).
Yopi menegaskan, pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut agar penanganannya berjalan sesuai prosedur. Kasus ini menjadi perhatian bukan hanya karena kondisi korban yang cukup serius, tetapi juga menyangkut kepastian hak korban dan keluarganya setelah kecelakaan.
Keluarga berharap adanya penyelesaian yang transparan dan berkeadilan sehingga Rifaldo dapat memperoleh haknya sebagai korban kecelakaan lalu lintas dan mendapatkan penanganan yang semestinya.
( Indra )