Bangka Belitung,Bhayangkarapos.comĀ
Polda Bangka Belitung menggelar sosialisasi anti judi online (judol) dan penipuan digital di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Babel, Rabu (28/10/26).
Dihadapan ratusan mahasiswa/i, Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso memaparkan bahaya judol dan penipuan digital yang masih menjadi keresahan masyarakat saat ini.
Sugiyarso menilai, judi oline dan penipuan digital sangat banyak merugikan individu, keluarga hingga masyarakat secara luas.
“Kami dari Bidang Humas Polda Bangka Belitung ingin memberikan edukasi kepada mahasiswa sekalian tentang bahaya judi online dan penipuan online yang kita ketahui merupakan penyakit sosial saat ini yang sangat meresahkan dan merugikan semua kalangan,”kata Sugiyarso dihadapan mahasiswa.
“Kami juga, selain gencar edukasi turut melakukan upaya tindakan tegas terhadap pelaku-pelaku tindak kejahatan ini,”timpalnya.
Pada kesempatan itu, Sugiyarso mengimbau mahasiswa untuk bisa mengenali berbagai modus yang digunakan oleh para pelaku judol maupun penipuan digital.
Disamping itu, ia juga meminta para mahasiswa/i untuk bisa mengantisipasi dan mengetahui berbagai langkah sebagai bentuk pencegahan bahaya judol dan penipuan digital.
“Kami minta teman-teman semua bisa melakukan langkah-langkah pencegahan praktis dengan membangun kebiasaan aman ponsel, media sosial serta transaksi keuangan. Cek sumber, cek tujuan baru bertindak,”ungkapnya.
Terakhir, Sugiyarso juga mengajak seluruh mahasiswa/i untuk bisa menjadi agen anti judol dan penipuan digital serta berperan aktif dalam melaporkan jika menemukan indikasi adanya situs yang mempromosikan.
“Kami dari Kepolisian mengajak seluruh teman-teman untuk menjadikan kegiatan ini sebagai wujud komitmen bersama dalam pemberantasan judol dan penipuan online. Tolak judol, cegah penipuan, lindungi sesama,”pungkasnya.
Pantauan dilokasi, kegiatan ini turut dihadiri Wakil Rektor IAIN, para Dekan IAIN serta ratusan mahasiswa/i dari berbagai Fakultas.
