NIAS,bhayangkarapos.com – Konektivitas antar-desa di Kecamatan Somolo Molo semakin terbuka lebar. Pada Senin (26/10/2026), Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 melaporkan bahwa pembukaan badan jalan penghubung antara Desa Lewuoguru I dan Desa Lewuombanua telah mencapai progres 37 persen atau setara dengan 550 meter dari total rencana sepanjang 1,5 kilometer. Capaian ini menandai keberhasilan personel Satgas dalam menembus medan berat demi mewujudkan akses transportasi yang layak bagi ribuan warga.
Di lapangan, terlihat alat berat dan personel TNI bekerja sinergis meratakan tanah dan membuka jalur baru yang sebelumnya tertutup vegetasi lebat. Jalan ini bukan sekadar aspal atau tanah padat, melainkan nadi kehidupan yang menghubungkan dua desa terpencil. Bagi anak-anak sekolah, keberadaan jalan berarti perjalanan yang lebih aman dan cepat menuju bangku pendidikan. Bagi petani dan pedagang, ini adalah peluang untuk mendistribusikan hasil bumi ke pasar dengan biaya logistik yang jauh lebih efisien.
Ama Ucok Lawolo, warga setempat, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran program ini. “Jalan ini sangat bermanfaat bagi kami. Anak-anak bisa pergi sekolah dengan mudah, dan aktivitas ekonomi warga jadi lancar. Kami berharap pembangunannya segera selesai agar manfaatnya bisa dirasakan seluruh masyarakat Lewuoguru I dan Lewuombanua,” ujarnya. Testimoni ini membuktikan bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangkitkan harapan dan kepercayaan publik terhadap peran TNI di pedesaan.
Dengan 550 meter pertama telah terbentuk, Satgas optimis sisa 950 meter dapat diselesaikan sesuai target waktu. Setiap meter jalan yang dibuka hari ini adalah investasi jangka panjang bagi pemerataan pembangunan dan peningkatan taraf hidup masyarakat Nias. Kemanunggalan TNI-Rakyat kali ini terbukti dari keringat yang tertumpah di atas tanah keras, demi menciptakan konektivitas yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi generasi mendatang.
