Polda Banten Tegaskan Personil Jaga di Pintu Toll Bukan Penyekatan Tapi Pelayanan

Berita, Polri17 Dilihat

SERANG,Bhayangkarapos.com

Penjagaan ketat oleh anggota kepolisian di sejumlah gerbang tol di wilayah Banten menuai tanda tanya publik. Diduga pengamanan ekstra ini dilakukan buntut dari aksi demonstrasi di Jakarta beberapa hari terakhir.

Pantauan di Gerbang Tol Ciujung, Rabu (26/08/2026), terlihat anggota lalu lintas dan Sabhara berjaga serta memeriksa kendaraan minibus yang melintas. Kehadiran personel berseragam lengkap di pintu tol tersebut memicu pertanyaan dari pengguna jalan.

Upaya konfirmasi kepada Kapolda Banten Irjen Pol Hengki dan Kapolres Serang AKBP Dr Andri Kurniawan sebelum mendapat jawaban. Keduanya memilih bungkam saat dikonfirmasi.

Selang beberapa saat, Polda Banten merilis poster klarifikasi melalui media sosial resmi.

Dalam keteranganya,Polda Banten dan jajaran Polres Menegaskan

1. bahwa seluruh personel yang disiagakan di lapangan hari ini, bertugas untuk pelayanan penyampaian pendapat di muka umum,

2. bukan untuk melakukan penyekatan terhadap massa aksi.

3. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, baik yang menyampaikan aspirasi maupun pengguna jalan lainnya, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Polda Banten juga mengusung tagar Banten Aman Masyarakat nyaman dan slogan Polri Untuk Masyarakat Aman & Kondusif.

Klarifikasi ini menjadi jawaban tidak langsung atas kebungkaman pimpinan Polda Banten saat dikonfirmasi media. Namun di lapangan, masyarakat dan insan pers masih mempertanyakan detail teknis penjagaan.

Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi terkait berapa jumlah personel yang disiagakan, titik-titik spesifik penjagaan, serta berapa lama operasi ini akan berlangsung.

Publik berharap Polda Banten memberikan informasi yang lebih terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi dan keresahan di tengah masyarakat.