Masyarakat Harapkan Pemerintah Tertibkan Panglong UD.Alfred Yang Bertingkah Mengganggu Kepentingan Umum

Berita, Daerah176 Dilihat

 

Gunungsitoli – bhayangkarapos.com

Masyarakat pengguna jalan sangat resah dengan pembongkaran kayu dan papan di Panglong UD.Alfred pada hari Senin (24/8/2026).

Berkali kali instansi terkait telah mengingatkan pengusaha panglong UD.Alfred yang terletak di Jalan Sutomo Desa Lasara Bahili untuk tidak membongkar kayu dan papan di panglongnya karena sangat mengganggu aktivitas pengguna jalan raya.

Pada saat mobil pengangkut kayu dan papan menurunkan barang awak media mengingatkan A.Popi Waruwu untuk tidak lupa dengan pernyataan dalam menjalankan usaha tidak mengganggu kepentingan umum.

Bagaimana tidak mengganggu kepentingan umum mobil berada di tengah jalan dan persis di tingkungan dan barang yang dibongkar diletakkan pas di bahu jalan yang sudah jelas- jelas sangat mengganggu dan bisa menimbulkan kecelakaan.

A.Popi Waruwu dengan lantang dan emosi menyatakan kepada awak media bahwa tidak ada urusanmu dan ini tidak mengganggu kepentingan umum dan bahkan dinyatakannya bahwa kalau sore hari sudah diizinkan kepadanya untuk bongkar muat,siapa yang mengizinkan kita tidak tahu.

Awak media menjelaskan kepada yang bersangkutan bahwa kita tidak dilarang untuk berusaha tetapi harus taat pada aturan yang ada dengan tidak mengganggu kepentingan masyarakat banyak.

Hasil koordinasi awak media dengan Kasatpol PP Kota Gunungsitoli Torotodo Zega, SE menyatakan bahwa sudah pernah pengusaha Panglong UD.Alfred membuat pernyataan untuk tidak bongkar muat dan tempatkan barang di bahu jalan tetapi yang bersangkutan bertingkah lagi.

Masyarakat sangat resah dengan perbuatan oknum pengusaha ini yang seakan kebal hukum dan mengharapkan tindakan tegas dan cepat dari Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam hal ini instansi terkait Satpol PP Kota Gunungsitoli,Dishub Kota Gunungsitoli,Dinas Perizinan dan Dinas Lingkungan Hidup.Harapan masyarakat instansi pemerintah tidak boleh kalah dengan argumen tidak benar dari pengusaha yang arogan.

Selain dari itu juga masyarakat harap peran dari Pemerintah Desa Lasara Bahili untuk turut merespon hal ini,supaya timbul keaman dan kenyamanan di tengah-tengah masyarakat.(Anwar Harefa)