Bhayangkarapos.com
Jakarta — Generasi hebat tidak cukup hanya bermodal kecerdasan akademik, tetapi juga harus memiliki karakter kuat, mampu mengambil keputusan dengan bijak, berani berkata tidak terhadap narkotika, serta mengajak lingkungan sekitarnya melakukan hal-hal positif. Pesan tersebut disampaikan Direktur Advokasi Deputi Bidang Pencegahan BNN, Tati Sufahriyani, saat memberikan edukasi antinarkotika kepada 100 peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (20/8). Edukasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Jamnas XII sekaligus upaya BNN memperkuat peran generasi muda dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Pada hari kedua rangkaian Jamnas XII tersebut, Tati mengajak peserta membangun pertemanan yang sehat dan saling menjaga dari pengaruh buruk narkotika. Menurutnya, lingkungan pertemanan dapat menjadi kekuatan penting dalam membentuk karakter dan menentukan pilihan seseorang. Karena itu, peserta didorong untuk tidak hanya berani menolak narkotika bagi dirinya sendiri, tetapi juga berani mengingatkan dan melindungi teman di sekitarnya.
Pesan itu kemudian dirangkum dalam seruan yang disampaikan bersama oleh para peserta, “Teman itu harusnya melindungi, bukan merasuki, apalagi menawari kamu pakai narkotika”. Kalimat tersebut menjadi pengingat bahwa persahabatan seharusnya menghadirkan dukungan dan pengaruh positif. Dengan saling menjaga dan mengingatkan, lingkungan pertemanan diharapkan menjadi benteng awal dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.
Dalam kesempatan itu, para peserta Jamnas XII juga mendapatkan sosialisasi mengenai situasi narkotika global dan nasional, jaringan peredaran gelap narkotika, faktor penyebab penyalahgunaan, serta upaya pencegahan yang dilakukan BNN. Materi disampaikan Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNN, Eva Fitriyuwanita, dengan kemasan interaktif yang mendorong peserta aktif berdiskusi. Antusiasme peserta terlihat dari sejumlah pertanyaan, antara lain mengenai tantangan BNN dalam memperluas pencegahan serta peran guru dan sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang bersih dari narkotika.
Melalui kegiatan ini, BNN berharap peserta Jamnas XII dapat menjadi pelopor pencegahan narkotika di lingkungan sekitarnya. Para peserta diharapkan tidak hanya berani berkata tidak terhadap narkotika, tetapi juga mampu saling menjaga dan mengajak teman memilih pergaulan yang sehat. Semangat tersebut diharapkan dapat terus dibawa ke lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan bersih dari narkotika.
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
