RESES ANGGOTA DPRD BELITUNG MENGGUNAKAN KENDARAAN YANG DIBERI ALAT PERAGA KAMPANYE

Berita, Nasional, Politik798 Dilihat

BHAYANGKARA POS.COM
Belitung. Agenda Reses yang dilakukan oleh Tiga Anggota DPRD Belitung yang berbeda Fraksi di Desa Juru Seberang pada Sabtu (03/02/24) menyisakan beberapa tandatanya di kalangan pemerintahan Desa dan tokoh masyarakat setempat.

Tokoh masyarakat yang akrab disapa Matek (mantan Kades) menyayangkan acara reses yang seharusnya menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat diciderai dengan kehadiran beberapa unit kendaraan berlogo atau bergambar alat peraga kampanye salah seorang caleg DPRD Propinsi berinisial PCN.

Mobil yang diparkir berjejer di halaman kantor Desa Juru Seberang seakan diduga ingin menunjukkan kepada masyarakat yang hadir bahwa ini reses tapi rasanya kampanye.

Kepala Desa Juru Seberang juga menyanyangkan ini terjadi, sebab seharusnya anggota DPRD tersebut tidak membawa dan memarkir kendaraannya di halaman atau di lingkungan kantor pemerintah Desa saat sedang melakukan aktivitas reses. Saya tidak tahu apa maksud dan tujuannya ungkap Kades, kami hanya saja ingin permasalahan yang ada di desa kami dapat dibantu untuk penyelesaiannya seperti lampu jalan, pengaspalan ruas jalan, perbaikan pintu air dan lainnya. Jadi mengenai kehadiran mobil alat peraga kampanye yang beriring konvoi menuju desa kami, saya jadi bingung.

Dihubungi lewat pesan whatsapp ketua Bawaslu Aries Munazar, SH yang akrab disapa bang Aris menjelaskan, bahwa hal itu termasuk melanggar peraturan penggunaan alat peraga kampanye dan ada sanksi administrasi nya. Selanjutnya Aris memberi contoh, apabila kendaraan yang ditempeli alat peraga atau digunakan sebagai alat peraga setelah kampanye kemudian mampir di Masjid untuk shalat, maka ini melanggar dan diberi sanksi administrasi.

Sanksinya adalah peringatan lanjut Aris, kami menghimbau kepada seluruh caleg atau kontestan harus benar-benar mentaati dan menjalankan rambu-rambu serta aturan tentang penggunaan alat peraga terutama di tempat-tempat ibadah dan gedung pemerintah.

Saat wartawan kami menyampaikan bahwa kendaraan itu bukan sekedar mampir namun sengaja digunakan PCN untuk mengantarkannya ke Kantor Desa Juru Seberang, hingga berita ini diterbitkan Aris tidak memberikan jawaban. (Jr’65)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *