Aktivitas proyek jembatan Aik liring, dinilai tidak ramah lingkungan.
Tanjung pandan,Bhayangkarapos.com
8/10/2026.Pembangunan konstruksi pengganti jembatan Aik liring,Proyek pelaksanaan jalan nasional Wilayah II propinsi ini di kerjakan kontaktor PT,KARYA MULIA NUGRAHA dana anggaran APBN 2025/2026.
Pengerjaan ini dinilai tidak mengutamakan kesehatan lingkungan.
Akibat Minimnya penanggulangan sistem mengatasi tebaran Debu material,sehingga menyebapkan terjadinya polusi disekitar area proyek.
Hal ini di keluhkan seorang guru-(Alya)yang sehari-harinya melakukan aktivitas belajar mengajar di salah satu sekolah SD,N-tepatnya di sekitar area proyek.
“Karana memang lokasi kita berdebu.tambah lagi debu dari jalan,cukup berdampak ya.
Didalam sekolah juga terdampak.
Karna memang di halaman sekolah juga tidak pernah melakukan penyiraman.kalau yang di depan,
Kami kurang tau disiram apa enggaknya,kami ga memperhatikan,katanya.
Menurutnya,polusi ini terjadi sejak dimulainya pembangunan jembatan.berketepatan kondisi saat ini sedang musim kemarau .
Alya juga sempat mendapatkan informasi dari waraga yang mengalami hal yang sama dampak dari polusi ini.
“Katanya sih”Tetangga depan udah pernah melapor,tapi ga tau untuk penyiraman,kata Alya.
Pertikel debu yg menyelimuti bagian atap dan taman halaman sekolah.samgat dihawatirkan akan berdampak buruk bagi kesehatan pernafasan,mata dan kulit bagi siswa maupun para guru yang sedang melakukan aktivitas belajar mengajar
Penjelasan dari pelaksana lapangan
Ahmad Rozi mengatakan,
“Sebelumnya Kami sudah melakukan penyiraman setiap dua jam sekali.
Memang hari ini sengaja kita tidak lakukan penyiraman karna kita mau lakukan pengaspalan.
Karna kalo kita siram air,nanti aspalnya rusak,
Dan besok kita sudah lakukan pengaspalan,katanya,ucap nya.
Proyek pengerjaan jembatan yang menghubungkan dua kabupaten yakni Belitung dan Belitung timur. Dengan waktu yang ditetapkan-300hari kalender
Di perkirakan akan rampung dalam dua Minggu kedepan,
“Untuk progres pengerjaan sudah mencapai 85%
Diperkirakan dua Minggu lagi kelar.
Ia juga mengatakan,bawah pihaknya tidak pernah mendapat protes dari warga.
“Dan Alhamdulillah sampai hari ini kita belum pernah mendapat complain dari warga.tutup Rozi.
